Honda NR (New Racing) motor bermesin V- empat silinder dibangun pada
tahun 1979 untuk mengikuti even balap Grand Prix 500cc Honda NR500
merupakam motor yang pertama kali menggunakan piston oval. Pada tahun
1980 Honda mengembangkanNR750 untuk mengikuti balap ketahanan di kelas
750cc.
Konsep piston oval dikombinasi dengan delapan valve per silinder yang menghasilkan daya lebih karena campuran bahan bakar & udara lebih bertenaga. Pada tahun 1992 Honda memproduksi versi jalan raya NR750, dengan sudut V 90 derajat, sebanyak 300 unit. NR750 menjadi motor dengan biaya produksi paling mahal pada saat itu, motor keluaran Honda ini dijual dengan harga $ 50.000 dan sekarang menjadi collector item.

Pengembangan
Asal-usul seri ‘NR’ berawal dari niat kembalinya Honda di balapan Grand Prix pada akhir tahun 1970, Honda ingin merasakan kesuksesan Honda di ajang GP pada tahun 1960. Selama periode 1970-1980, Grand Prix didominasi oleh motor 2-tak yang memiliki mesin yang dapat dengan mudah mencapai output lebih tinggi daripada mesin 4-tak. Honda pada saat itu tidak begitu suka dengan mesin 2-tak, dan ingin melawan kompetitornya di ajang GP yang didominasi dengan mesin 2-tak dengan menggunakan mesin 4-tak.
Untuk mencapai tujuan ini Honda ingin memakai mesin diatas 4 silinder untuk menghasilkan tenaga lebih. Namun, aturan Grand Prix pada saat itu hanya memperbolehkan maksimum 4-silinder. Engineer Honda memiliki solusi yang sangat inovatif membangun ‘V8′ mesin dalam bentuk 4-silinder. Hal ini dicapai dengan merancang sebuah piston oval yang memungkinkan total 8 klep/valve per silinder, dengan menggunakan dua stang piston untuk masing-masing piston. Konfigurasi seperti itu menyebabkan kerumitan yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal desain mesin, dengan 32 klep dan delapanstang piston dimasukkan ke dalam dimensi mesin empat silinder sepeda motor biasa.

Pengembangan dan pengujian mesin baru terbukti, Honda akhirnya berhasil memenuhi kriteria kinerja asli untuk mesin. Versi 500cc mammpu menghasilkan tenaga sekitar 130 bhp di 20.000 rpm. Namun, ini kurang memberikan kesuksesan di ajang balap, akhirnya Honda membangun mesin NS500 2-tak.
Konsep piston oval dilanjutkan di ajang balap endurance, NR750 dipersiapkan untuk mengikuti ajang ini di tahun 1980. Akhirnya Honda menerapkan teknologi piston oval ke motor massal, dan diproduksi secara terbatas, Honda melabelkan motor piston oval mereka dengan nama ‘NR’. Salah satu sepeda motor jalan paling mahal yang pernah dijual, sejumlah model NR dijual pada tahun 1992 dengan versi 750cc dan menghasilkan tenaga sebesar 125 bhp pada 14.000 rpm. pada jamannya, motor ini merupakan motor yang sangat cepat.

Pada saat ini, Honda NR menjadi barang buruan para kolektor motor, harga bekas motor ini pada tahun 2009 dibandrol £40,000, kalo di kurs ke Rupiah menjadi Rp. 472.860.204,- ,belum termasuk biaya pajak, ongkir dari Inggris ke Indonesia (COD Only)
Kira-kira orang Indonesia ada yang punya Honda NR apa ngga yaaa???

Konsep piston oval dikombinasi dengan delapan valve per silinder yang menghasilkan daya lebih karena campuran bahan bakar & udara lebih bertenaga. Pada tahun 1992 Honda memproduksi versi jalan raya NR750, dengan sudut V 90 derajat, sebanyak 300 unit. NR750 menjadi motor dengan biaya produksi paling mahal pada saat itu, motor keluaran Honda ini dijual dengan harga $ 50.000 dan sekarang menjadi collector item.

Pengembangan
Asal-usul seri ‘NR’ berawal dari niat kembalinya Honda di balapan Grand Prix pada akhir tahun 1970, Honda ingin merasakan kesuksesan Honda di ajang GP pada tahun 1960. Selama periode 1970-1980, Grand Prix didominasi oleh motor 2-tak yang memiliki mesin yang dapat dengan mudah mencapai output lebih tinggi daripada mesin 4-tak. Honda pada saat itu tidak begitu suka dengan mesin 2-tak, dan ingin melawan kompetitornya di ajang GP yang didominasi dengan mesin 2-tak dengan menggunakan mesin 4-tak.
Untuk mencapai tujuan ini Honda ingin memakai mesin diatas 4 silinder untuk menghasilkan tenaga lebih. Namun, aturan Grand Prix pada saat itu hanya memperbolehkan maksimum 4-silinder. Engineer Honda memiliki solusi yang sangat inovatif membangun ‘V8′ mesin dalam bentuk 4-silinder. Hal ini dicapai dengan merancang sebuah piston oval yang memungkinkan total 8 klep/valve per silinder, dengan menggunakan dua stang piston untuk masing-masing piston. Konfigurasi seperti itu menyebabkan kerumitan yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal desain mesin, dengan 32 klep dan delapanstang piston dimasukkan ke dalam dimensi mesin empat silinder sepeda motor biasa.

Pengembangan dan pengujian mesin baru terbukti, Honda akhirnya berhasil memenuhi kriteria kinerja asli untuk mesin. Versi 500cc mammpu menghasilkan tenaga sekitar 130 bhp di 20.000 rpm. Namun, ini kurang memberikan kesuksesan di ajang balap, akhirnya Honda membangun mesin NS500 2-tak.
Konsep piston oval dilanjutkan di ajang balap endurance, NR750 dipersiapkan untuk mengikuti ajang ini di tahun 1980. Akhirnya Honda menerapkan teknologi piston oval ke motor massal, dan diproduksi secara terbatas, Honda melabelkan motor piston oval mereka dengan nama ‘NR’. Salah satu sepeda motor jalan paling mahal yang pernah dijual, sejumlah model NR dijual pada tahun 1992 dengan versi 750cc dan menghasilkan tenaga sebesar 125 bhp pada 14.000 rpm. pada jamannya, motor ini merupakan motor yang sangat cepat.

Pada saat ini, Honda NR menjadi barang buruan para kolektor motor, harga bekas motor ini pada tahun 2009 dibandrol £40,000, kalo di kurs ke Rupiah menjadi Rp. 472.860.204,- ,belum termasuk biaya pajak, ongkir dari Inggris ke Indonesia (COD Only)
Kira-kira orang Indonesia ada yang punya Honda NR apa ngga yaaa???

Tidak ada komentar:
Posting Komentar